Selasa, 13 November 2018

PRATIKUM 3.2 - 4.4

 Langkah –Langkah Setting MIKROTIK di Virtual Box       

      
  • Install Virtual Box dan siapkan file ISO Mikrotik 5.25 terlebih dahulu.
  • Buka Virtual Box, Klik New > Name Nunnuk, type dan version bisa diisi Linux. lalu klik Next.
 
  • Kemudian atur memori sesuai penyimpanan atau yang disarankan > Next > kemudian Next saja hingga ke Virtual disk file.



  • Atur penyimpanan sesuai dengan kapasitas komputer, seperti dibawah ini. Next hingga default.


  • Kemudian pilih Setting > Storage > pilih icon piringan CD > kemudian pilih lagi icon piringan CD yang dipojok dan pilih file Mikrotik.

  • Kemudian pilih jaringan > Adapter 1  kita isi NAT.
  • Adapter 2 kita isi Bridged Adapter > lalu promiscuous mode kita pilih Allow All > Ok , langsung kita klik Mulai.

  • Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini.



  • Setelah itu kita klik tombol "a" lalu "i" kemudian akan muncul pertanyaan Do you want to kepp old configuration ? kita klik "n" lalu"y".

  • Selanjutnya klik device CD/DVD Device > klik Mikrotik lalu Enter.


  • Login Mikrotik dengan : 
       1. Username : admin
       2. Password
            Kemudian Enter



  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah ini. lalu enter.

  • Selanjutnya ubah nama interface dengan perintah "interface ethernet set ether1 name=Publis" lalu Enter. dan ketik lagi "interface ethernet set ether2 name=Local" Setelah itu Enter kemudian cek dengan perintah "interface print"



  • Kemudian isi ip address dengan perintah "ip address add address=(ip yang diinginkan) interface=(yang diinginkan)" setelah itu cek dengan ketik "ip address print"



  •  Setelah itu isi "ip route add gateway=(masukan gateway komputer anda)"

  • Selanjutnya atur ip dns dengan perintah "ip dns set servers=(masukan dns sesuai komputer anda)" kemudian cek dengan perintah "ip dns set allow-remote-request=yes"  lalu Enter



  • Selanjutnya tambahkan konfigurasi NAT dengan perintah "ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=Publis action=masquerade"



  • Kemudian cek mikrotik apakah sudah tersambung ke jaringan dengan perintah "ip dhcp-client" lalu "add interface=Publis disable=no"  lalu enter keluar dari ip dhcp-client denga perintah ".." lalu ".." 



  • Selanjutnya ping google dengan perintah "ping 8.8.8.8" jika replay maka settingan berhasil.


Selanjutnya cara dasar untuk setting Hotspot di Mikrotik anda bisa klik ini

install mikrotik via virtual box

install mikrotik via virtual box
 SETTING MIKROTIK VIA VIRTUAL BOX

  Pertama, tentukan nama OS dan Version yang kita inginkan . Bisa linux maupun yang lainnya, tapi disini saya memilih linux


Tentukan memori yang ingin kita gunakan. Disini saya pilih 256 mb


Pilih Create New Harddisk untuk membuat baru.


Pilih VDI,klik next


Pilih fixed size,klik next

Pilih aja kapasitasnya 2 gb gausah terlalu besar, kemudian  klik next


Klik create


klick setting atur seperti gambar di atas


klick sistem atur seperti di atas


klick jaringan pilih nat klick lalu pilih adapter 2 


setting bridge adapter advance allow all lalu ok


Login Mikrotik dengan :

Username : admin
Password :



gambar diatas adalah urutan yang harus kamu tulis. misalnya kalau kamu mau cek ip address kamu ,ya kamu ketik (ip address pr) .kalau kamu mau cek yg lainnya ,tinggal kamu kasih (pr) aja belakangnya.

kalau tulisan kamu diatas sudah benar,tinggal kamu ketik ping 8.8.8.8


dan bila hasilnya reply maka berhasil. Dan ternyata Microtik kita sudah terkoneksi dengan internet.

kalau sudah selesai terus kamu langsung masuk winbox. terus pilih ip<hotspot . klik hotspot setup


pilih local ,klik next


klik next 


klik next


pilih none lalu klik next


klik next 

klik next

pilih nama sesukamu, klik next


dan kamu beri nama dan pasword sesukamu 


ketik dns name kamu di google


waw, lihatkan berhasil

masukkan login dan password yang sudah kamu buat tadi

Senin, 12 November 2018

3.6 Teknik layanan jaringan

Ekstansi dan Dial PLAN Server VoIP

Pengertian Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP


Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format exten = extension,priority,Command(parameter) Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut:

1). Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.


2). Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah  prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.


3). Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
4).Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter,  beberapa perintah dapat dijalankan tanpa
parameter.

5). Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.

Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut:
Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.

1.   Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP

Dial antar ekstensi pada IP-PBX
[voipkn]  -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context ‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20)  -->> Dial ext 101 dengan protokol  SIP, time out 20 detik
exten =>101,2,Hangup  -->> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup
  
2.   Instalasi Server Softswitch Berbasis SIP

Komunikasi pada SIP dilakukan dengan mengirimkan  messageyang berbasis HTTP. Setiap pengguna mempunyai alamat yang dinyatakan dengan  SIP- URI (Uniform Resource Identification). 
Contoh SIP URI :  sip: larassofia@kudus.com

Selain itu, alamat juga dapat dituliskan dalam tel - URL yang kemudian dikonversikan menjadi SIP- URI dengan parameter ‘ user ’ diisi ‘phone’.

Contoh :  tel: +62- 27- 2534774

ekivalen dengan

sip: +62- 27- 2534774@kudus.com ; user=phone
Hubungan yang dibangun oleh SIP pada proses  signalling bersifat  client server. Dengan demikian ada 2 jenis message, yaitu  request dan response.

Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch :
Konfigurasi Ekstensi Server Softwitch

1).  Konfigurasi Data Account Umum : 

[general]  -->> context umum,harus ada
context=default  -->> nama context user
port=5060      -->> default port untuk SIP
binaddr=0.0.0.0   -->> listen semua ip_addr yg request
srvlookup=yes
tos=0x18
videosupport=yes

2)  Konfigurasi Data Account User / Extensions : 

;softphone    -->> nama atau nomor account
[101]       (user/extension)
type=friend    -->> tipe account
username=101  -->> login account
secret=101  -->> password account
host=dynamic  -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah
nat=no      -->> tanpa NAT
dtmfmode=rfc2833  -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals
allow=all  -->> mode codec, bisa semua jenis codec
callerid=”sip00”  -->> id client
context=voipkn  -->> context jaringan user
canreinvite=no   -->> mekanisme canreinvite
mailbox=101@voipkn  -->> username@context

Konfigurasi Dial Plan  Server Softwitch

Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan  mengetik
nano /etc/asterisk/extensions.conf.

Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf.

;Dial antar ekstensi pada IP-PBX
[voipkn]  -->> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context ‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20)  -->> Dial ext 101 dengan protokol  SIP, time out 20 detik
exten =>101,2,Hangup  -->> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup
Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan VoIP

1).  Transmission Control Protocol (TCP) merupakan protokol yang menjaga reliabilitas hubungan komunikasi end- to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima segmen–segmen informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu panggilan pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara karena pada komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.
2).   User Datagram Protocol (UDP) merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.
3).  Internet Protocol (IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer pada jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan alamat IP. Tiap-tiap komputer memiliki alamat IP yang unik, masing-masing berbeda satu sama lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data. Terakhir, protokol data akses berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum protokol ini bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat transfer data. Untuk komunikasi datanya, Internet Protokol mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.

Minggu, 04 November 2018

JOBSHEET VOIP



SMK RADEN PATAH MOJOSARI
Jl. Hasanuddin no. 44 Telp./Fax (0321) 593832
Email: smkradenpatah@yahoo.co.id  / Website: www.smk-radenpatah.

JOBSHET
TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
Mapel

Instruktur

Kelompok  : 
Tanggal : 05 November 2018
Mulai          : 07 . 30
Selesai   : 
NAMA
SEPTANTI DWI CAHAYANI 




HARDWARE/SOFTWARE YANG DIGUNAKAN
1
1 Server
11
TRIXBOX.ISO
2
2 Router
12
ZOIPER.APK
3
3 Access Point
13
Virtualbox.exe
4
Kabel 
14

5
Client PC
15

6
RJ 45
16

7
HP Android
17

8
Tang Crimping
18

9
LAN Tester
19

10
3CX.exe
20





LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM DAN TOPOLOGI YANG DIGUNAKAN
1. 
Buat desain topologi terlebih dahulu, seperti Klik link untuk selengkapnya
2.
Buat kabel LAN straight dan cross over, seperti  Klik link ini untuk langkah-langkahnya
3.
Pertama setting mikrotik/router,lalu buka New Terminal, buat 4 interface: interface publik,interface local, interface hotspot, dan interface Wlaln. Klik link untuk selengkapnya
4.
Isi interface dengan Ip yang sudah ditentukan.
5.
Tancapkan kabel dari router yang sesuai/teratur dengan nama interface local ke pc server,dan tes "ping",pastikan sudah terakses internet.  
6.
Jika sudah bisa dibuat browsing, tancapkan kabel dari router yang nama interface nya hotspot dan pastikan sudah terhubung. 
7.
Kemudian setting access point pertama sebagai hotspot dan pastikan bisa akses internet. klik link  untuk langkah-langkahnya
8.
Jika sudah bisa buat browsing maka setting acces point kedua yang bertugas sebagai repeater. Pastikan bisa akses internet, klik link untuk langkah-langkahnya
9.
Kemudian setting router kedua dengan 2 interface, setting Ip router seperti cara setting router yang pertama. lalu setting access point ketiga sebagai client dan pastikan bisa akses internet.
10.
Buka Virtualbox,kemudian install trixbox,setting ip addressnya. Klik link untuk selengkapnya
11.
Masukkan Ip address yang kamu buat di trixbox ke google.
12.
Kemudian buat nomer di Voip
13.
Setelah itu install 3CX di PC dan Apk Zoiper di Smartphone kamu.
14.
kemudian sambungkan pc dan smartphone ke dalam satu jaringan (acces point terakhir yg dibuat).
15.
Masukkan nomer yang telah di buat di voip ke 3cx dan zoiper apk
16.
Kemudian coba telpon , kalau tersambung ,berarti kamu sudah BERHASIL.
























































Hasil /Kesimpulan




jobshet praktikum

jobshet praktikum  



PH 8

KARTU  SOAL NOMOR 1 (PILIHAN GANDA) Mata Pelajaran                     :    C2 (Dasar-dasar Teknik Komputer dan Informatika) Kelas...